Blog - Tidur Setelah Olahraga, Apa Efek dan Bahayanya?

Tidur Setelah Olahraga, Apa Efek dan Bahayanya?
05/12/2018 12.13 Comments

Ketika kita berolahraga, tentu energi yang dikeluarkan cukup besar. Oleh karena itu, tak jarang tubuh menjadi lelah dan lemas. Beberapa orang bahkan tidur setelah olahraga untuk menghilangkan rasa lelah tersebut. Pertanyaannya, apakah hal tersebut aman atau malah ada efek samping?

Penyebab Ngantuk Setelah Olahraga

Sebelum membahas lebih jauh, kita cari tahu dulu apa penyebab ngantuk setelah olahraga. Apakah benar hanya karena tubuh merasa terlalu lelah atau ada faktor lain? Inthebox sudah mengumpulkan berbagai sumber dan ternyata penyebabnya adalah:

  • Tidak pernah melakukan olahraga secara rutin atau intens
  • Tubuh mulai beradaptasi dengan rutinitas baru yang cukup berat, dalam hal ini olahraga
  • Latihan yang dilakukan lebih berat atau dengan intensitas yang lebih lama
  • Olahraga terlalu berlebihan hingga melebihi limit tubuh (overtraining)
  • Tubuh mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan atau bahkan gula darah dalam tubuh terlalu rendah

Bisa dikatakan penyebab ngantuk setelah olahraga adalah sesuatu yang wajar dan kamu hanya perlu memperbaiki pola latihan. Meskipun demikian, kalau kamu tetap merasa terlalu lelah dan mengantuk setelah sering berolahraga, maka kamu perlu waspada karena bisa jadi ada masalah kesehatan.

Saat tubuh merasa lelah biasanya memang paling enak untuk langsung tidur, apalagi jika olahraga dilakukan terlalu berat dan akhirnya lelah. Lalu, bolehkah tidur setelah olahraga?

Apa Efek Tidur Setelah Olahraga?

Banyak yang bertanya-tanya apakah bahaya kalau langsung tidur setelah tidur? Berbagai sumber menjelaskan bahwa sebenarnya tidur sangat dibutuhkan untuk memulihkan jaringan otot dan energi di dalam tubuh.

Para pakar kesehatan juga menyarankan untuk selalu tidur cukup setelah olahraga, yaitu sekitar 6-8 jam. Pada intinya, efek tidur setelah olahraga bisa dibilang mitos karena sebenarnya ini malah sangat bermanfaat untuk tubuh. Sel-sel otot akan bekerja membentuk sel baru saat tidur, sehingga tubuh akan lebih kuat saat harus kembali berolahraga di kemudian hari.

Bukan hanya bisa mengembalikan energi yang hilang, tidur juga bisa menjadi cara untuk mencegah masuknya kalori berlebihan setelah olahraga. Meskipun demikian, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi protein setelah olahraga dan beri jeda sekitar 30 – 60 menit untuk tidur.

Tips Tidur Setelah Olahraga yang Benar

Setelah mengetahui bahwa tidak ada bahaya dan efek tidur setelah olahraga, tentu kini merasa lebih tenang bukan? Kamu jadi bisa beristirahat setelah lelah melakukan olahraga untuk meregenerasi otot dan sel-sel tubuh.

Eits, ternyata ada beberapa hal yang perlu diperhatikan kalau kamu mau tidur setelah olahraga yaitu:

1. Beri Jeda Antara Tidur dan Makan

Poin yang satu ini sudah dijelaskan sekilas di pembahasan atas, yaitu pastikan untuk memberikan jeda antara waktu makan setelah olahraga dengan waktu tidur. Idealnya, kamu berikan waktu sekitar 30 – 60 menit. Kamu juga jangan mengabaikan waktu makan setelah olahraga karena ini sangat penting untuk otot.

2. Waktu Tidur Harus Pas

Nah, kata ‘pas’ di sni tentunya cukup relatif. Kamu bisa menentukan waktu tidur setelah olahraga bergantung dengan kapan kamu tidur. Misalnya, kalau kamu tidur di malam hari, maka sangat dianjurkan untuk tidur 6 – 8 jam untuk memulihkan jaringan otot. Kalau kamu tidur siang setelah olahraga pagi, maka cukup 30 – 60 menit.

3. Tidur di Atas Kasur Nyaman

Saking lelahnya setelah berolahraga, terkadang kita tak memedulikan seperti apa alas tidur yang digunakan. Faktanya, hal ini penting untuk membantu meredakan dan menghilangkan pegal yang muncul setelah olahraga. Pastikan untuk selalu tidur di kasur yang empuk dan nyaman agar tubuh benar-benar bisa mendapatkan kualitas tidur yang baik.

Kalau kamu mau mendapatkan istirahat maksimal saat tidur setelah olahraga, maka sangat disarankan untuk tidur di atas kasur INTHEBOX. Spring bed yang satu ini dirancang dengan teknologi yang mampu menopang tolang dengan baik, sehingga akan membantu menghilangkan rasa pegal.

Pelajari inthebox lebih lanjut, di sini

Post Comments

* Required Fields