Blog - Seksomnia Adalah Seks Saat Tidur, Apa Penyebabnya?

Seksomnia Adalah Seks Saat Tidur, Apa Penyebabnya?
05/02/2019 20.39 Comments

Pernah mendengar apa itu seksomnia? Seksomnia adalah berhubungan seksual saat tidur. Memang terdengar aneh dan mungkin istilah ini masih cukup asing bagi sebagian besar orang. Kira-kira apa penyebab seksomnia dan bagaimana cara mengatasinya?

Apa Itu Seksomnia?

Seperti yang sudah dijelaskan di awal, seksomnia adalah salah satu jenis gangguan tidur atau parasomnia. Penderita seksomnia akan cenderung melakukan kegiatan seksual ketika sedang tidur, sehingga tidak akan sadar terhadap apa yang sudah dilakukannya.

Tidak jarang partner dari penderita seksomnia akan mampu mencapai orgasme meski penderitanya tidak akan merasakan apapun. Penderita seksomnia baru akan menyadari jika ia diberi tahu oleh pasangannya.

Kondisi seperti ini tentunya cukup berbahaya, sehingga pederitanya sangat disarankan untuk tidak menginap sembarangan. Meski terkesan cukup menakutkan, untungnya tidak banyak penderita seksomnia di dunia. Dikutip dari berbagai sumber, penderitanya pun hanya ada satu persen.

Penyebab Parasomnia Adalah…

Setelah mengetahui apa itu seksomnia, tentu ada baiknya kita juga mengetahui apa saja penyebab seksomnia. Jika dilihat dari berbagai sumber, penyebabnya ternyata beraal dari kebiasaan-kebiasaan sederhana dan sering dilakukan oleh sebagian orang.

Lebih jelasnya, penyebab seksomnia terdiri dari:

  • Kelelahan atau kurang istirahat
  • Kurang tidur
  • Sering mengalami stres
  • Sering mengonsumsi alkohol
  • Menggunakan obat-obatan terlarang

Itu dia beberapa penyebab seksomnia. Sekilas memang terkesan sepele dan bahkan mungkin ada di antara kamu yang mengalami atau melakukan beberapa dari penyebab di atas, namun tidak mengalami parasomnia yang satu ini. Hal tersebut wajar karena sekali lagi, cukup jarang seseorang terkena seksomnia.

Cara Mengatasi Seksomnia

Melihat dari berbagai penyebabnya, tentu sebenarnya seksomnia bisa dihindari dengan memperbaiki gaya hidup. Terapkan pola hidup sehat dan istirahat dengan teratur untuk terhindar dari risiko seksomnia, namun apakah semudah itu?

Pada dasarnya, jika seseorang sudah mengidap seksomnia, maka tentu harus berkonsultasi langsung ke dokter. Kendalanya, penderita seksomnia yang tidak menyadari kejadian saat tidur cenderung tidak percaya apa yang dikatakan oleh orang lain terkait kondisi kesehatannya. Jika kamu mengalaminya, cobalah untuk percaya dan langsung berkonsultasi dengan tim medis.

Kendala lainnya, penderita seksomnia cenderung merasa malu untuk berkonsultasi ke dokter. Hal ini memang wajar mengingat seksomnia berhubungan dengan masalah seksual dan juga tidak banyak orang yang mengalaminya. Meskipun demikian, bantuan dokter tetap sangat dibutuhkan.

Umumnya, dokter akan memberikan beberapa alternatif obat seksomnia yang terdiri dari:

  • Obat penenang berdosis ringan
  • Obat antidepresan
  • Penutup mulut atau perangkat rahang
  • Antasida dan penghambat pompa proton (PPI)
  • Terapi tekanan napas positif (CPAP)

Tenang saja karena meski diwajibkan untuk mengonsumsi obat-obtan tertentu, penderitanya tidak akan ketergantungan obat. Jika dirasa sudah sembuh dan tidak mengalami seksomnia, kamu pun tidak perlu lagi untuk mengonsumsi obat-obatan tersebut. Cara mengetahuinya yaitu dengan meminta pasangan untuk memerhatikan apakah seksomnia masih kambuh atau tidak.

Seperti yang sudah dibahas, salah satu penyebab seksomnia adalah kelelahan dan kurang istirahat. Beberapa orang mengalaminya karena kesibukan, namun sebagian lainnya mungkin mengalami kelelahan karena kasur yang tidak nyaman. Pada akhirnya, ini menyebabkan susah tidur atau sering terbangun di malam hari.

Kalau hal kedua menjadi salah satu penyebabnya, hal ini tidak sulit untuk diatasi. Cukup pastikan suasana kamar tidur dibuat senyaman mungkin dan gunakan kasur yang bisa membuat tidurmu nyenyak semalaman. Terkait hal ini, kamu bisa coba untuk pakai spring bed INTHEBOX yang dilengkapi pegas empuk serta permukaan kasur yang lembut dan tidak panas.

Pelajari inthebox lebih lanjut, di sini

Post Comments

* Required Fields